Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Memanusiakan Cak Nun

Gambar
Pada kesempatan Maiyah malam ini, Kenduri Cinta (KC) hadir dengan tema " Dosa Kejujuran ". Nah, kebetulan banget ni, bagi anda yang kepo atau pengen tahu soal Mukoddimah atau latar belakang masalah mengapa KC mengambil tema tersebut, anda bisa langsung saja membaca dilaman resminya Kenduri Cinta ya http://kenduricinta.com/v5/dosa-kejujuran / Soalnya kali ini, saya hanya akan bercerita sedikit banyak soal apa yang telah disampaikan oleh Cak Nun dan pengisi acara lainnya malam tadi. Termasuk bercerita tentang hal-hal unik dan menarik untuk diceritakan sekaligus mungkin saja bisa jadi bahan permenungan bersama dan refleksi kita sebagai seorang Manusia atau Makhluk Tuhan. By the way , Acara kali ini lumayan seru, ya seperti malam-malam Maiyah pada umumnya, tidak pernah sepi dan selalu ramai pengunjung, meskipun tidak tau pasti berapa jumlah jamaah yang hadir, tapi umumnya lokasi Maiyah selalu penuh dan dipadati oleh banyak orang . Subhanallah . Hanya saja, yan...

Mengundang Syahadat Dengan Cinta

Gambar
Lukisan Wayang Kulit di Museum Wayang, Jakarta Kala itu menjelang malam bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW , seorang guru bernama Raden Said , menggelar pertunjukkan wayang kulit di sebuah lapangan luas, di daerah Tuban, Jawa Tengah.  Terlihat, Raden Said yang mengenakan baju berwarna hitam dengan Blangkon Jawa di kepalanya bersama dengan puluhan santrinya tengah sibuk memindahkan dan meletakkan wayang kulit miliknya ke atas panggung.  " Para santri, tolong Bawa semua alat-alat wayang ini ke atas panggung, tancapkan semuanya diatas batang pisang, secara rapih dan berurutan ya nak. "  " Yang lain, Monggo berjaga di setiap sudut lapangan. sambut para penonton yang datang dengan ramah ya nak " " Nggih Kyai "  Satu persatu warga sudah mulai berdatangan. mereka disambut dengan sapa dan salam hangat dari para santri. Tak seperti bioskop, pertunjukkan ini gratis. warga pun datang tanpa karcis. Berlokasi di lapangan luas, mereka m...