••• Persamaan Penulis dan Aktor •••

Aktor atau aktris selalu memainkan karakter sesuai naskah yang diminta oleh sutradara. Mereka harus bisa menjiwai itu. Mereka harus bisa menghadirkan hati disitu.

Penulis pun sama, penulis saat menghasilkan sebuah tulisan yang dinilai oleh pembaca pasti karakter dari tulisan tersebut.

Contohnya seperti ini, teman - teman sudah sering mendapat modul online ini setiap minggu selama 3x di setiap pagi. Dari hasil masukan dari teman - teman semua, rata - rata menilai tulisan saya sangat “to the point, ringkas, sederhana, mudah dicerna”, saya terima kasih untuk yang mengatakan seperti itu. Namun ada juga yang langsung message saya di Facebook, “Bang banyakin ceritanya dong modulnya… Kurang seru kalo terus terusan materi.”

Sadar atau engga, saya selalu sisipkan cerita cerita ringan seperti ini. Tapi tiap orang berbeda. Ada yang suka novel, ada yang suka non fiksi, dan saya MUSTAHIL membuat semuanya happy.

Pilihan saya adalah saya ingin menjadi diri saya apa adanya.

Saya to the point, saya engga terlalu suka cerita, dan saya lebih suka memahami segala sesuatu itu secara keseluruhan dan saya ringkas agar bisa orang lain pahami dengan mudah.

Nah, itu juga yang harus kamu lakukan sebagai penulis. Kamu bisa lihat karya karya dari Tere Liye. Saat bercerita feel nya dapet banget, bahkan saya yang engga suka sama novel begitu pas ngebaca ikut tersentuh juga. Karena apa? Karena dia JUJUR sama diri sendiri. Dan itulah karakter tulisannya.

Saya bisa lihat karakter seseorang dari gaya tulisannya, dari kata kata yang dia update di statusnya, dan dari kuantitas sering atau engga nya dia update status. Tulisan itu benar-benar berkarakter. Dan ini, butuh bertahun - tahun untuk kamu bisa peka dan bisa menghubungkan satu dan lainnya.

STOP berusah membahagiakan orang banyak. FOKUS sama karakter tulisan kamu, FOKUS sama bahasan yang “gue banget”, dan FOKUS untuk terus berkarya dengan pasang target, kaya misalkan 1 hari 1 halaman nulis. FOKUS! Dengan begitu saya rasa kamu bisa menjadi hebat di kepenulisan.

Apa adanya aja lah ya… Semangat berkarya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Janur di sepanjang jalan.

Asssabi(Q)unal Akhirun

Mengundang Syahadat Dengan Cinta